Unduh Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026

Unduh Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026
Unduh Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026

Guspedia.com. Berikut ini adalah Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026. Juknis OMI 2026 ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026 tentang PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN OLIMPIADE MADRASAH INDONESIA TAHUN 2026.

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 diterbitkan dengan menimbang :

a. bahwa dalam rangka pengembangan dan penguatan ilmu engetahuan dan teknologi, peningkatan mutu dan daya saing madrasah dalam bidang sains dan riset perlu menyelenggarakan Olimpiade Madrasah Indonesia;

b. bahwa untuk menyelenggarakan Olimpiade Madrasah Indonesia sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan petunjuk teknis;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026.

Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026
Juknis Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026

Latar Belakang

Pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul merupakan pondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, pembangunan nasional diarahkan pada penguatan kualitas SDM melalui transformasi pendidikan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, penguatan riset dan inovasi, serta pengembangan talenta yang mampu bersaing di tingkat global.

Komitmen tersebut dipertegas melalui Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024 tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional yang mengamanatkan pembinaan talenta secara terintegrasi, sistematis, dan berkelanjutan, mulai dari identifikasi, pengembangan, akselerasi, hingga pemanfaatan talenta pada berbagai bidang strategis.

Bagi madrasah, kebijakan ini menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem sains, riset, dan inovasi sebagai fondasi lahirnya generasi yang unggul, adaptif, dan mampu berkiprah pada kompetisi nasional maupun internasional.

Madrasah memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi tersebut melalui pendidikan yang memadukan keunggulan akademik dengan nilai-nilai keislaman. Pengembangan sains dan riset tidak semata-mata diarahkan pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, integritas, kreativitas, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai perwujudan tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ardh.

Sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, ilmu pengetahuan dipahami sebagai bagian dari ibadah dan ikhtiar menghadirkan kemaslahatan bagi kehidupan. Karena itu, madrasah perlu membangun ekosistem yang menumbuhkan budaya ilmiah, memperkuat penelitian, mendorong inovasi, serta membina talenta secara berkelanjutan agar lahir generasi muslim yang unggul dalam sains sekaligus berakhlak mulia.

Sebagai implementasi kebijakan pembangunan SDM unggul dan Desain Besar Manajemen Talenta Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat KSKK Madrasah menyelenggarakan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 sebagai instrumen strategis pembinaan talenta di bidang sains dan riset.

OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana untuk mengidentifikasi, membina, mengembangkan, dan mengakselerasi talenta madrasah melalui penguatan budaya riset, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan inovasi.

Dengan pendekatan tersebut, OMI diharapkan menjadi mata rantai penting dalam menyiapkan peserta didik yang mampu berprestasi sekaligus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan berbagai persoalan bangsa.

OMI Tahun 2026 mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Tema ini menegaskan bahwa pengembangan talenta dan inovasi madrasah tidak berhenti pada pencapaian prestasi akademik, tetapi diarahkan untuk melahirkan inovator muda yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam, penguasaan sains, dan perspektif ekoteologi dalam menjawab tantangan pembangunan.

Maksud dan Tujuan

Petunjuk teknis ini dimaksudkan sebagai panduan bagi penyelenggara OMI, guru, siswa/ peserta OMI dan seluruh
stakeholder. Petunjuk teknis ini bertujuan sebagai acuan dalam setiap tahapan penyelenggaraan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kompetisi, pembinaan talenta, penilaian, hingga evaluasi.

Hasil yang Diharapkan

Hasil yang diharapkan dalam pelaksanaan OMI tahun 2026 adalah sebagai berikut.

1. Berkembangnya bakat, minat, kecakapan, dan keahlian siswa di bidang sains dan riset.

2. Meningkatnya ghirah siswa untuk selalu mengasah kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual berdasarkan nilai-nilai agama.

3. Berkembangnya budaya kompetisi yang sehat, jujur, dan berintegritas.

4. Terjaringnya bibit unggul dan berprestasi sebagai calon peserta ajang kompetisi tingkat internasional.

5. Terciptanya siswa-siswa terbaik di setiap bidang dan menjadi sumber daya manusia yang mencintai bidang keilmuannya.

Cabang Olimpiade

OMI merupakan bagian dari gelaran kompetisi dalam bidang sains dan bidang riset berikut.

1. Bidang Sains

 

2. Bidang Riset

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

1. Bidang Sains

a. Sosialisasi : 21 Agustus 2026 (daring/luring)

b. OMI Satuan Pendidikan : 22 – 26 Agustus 2026 (ditetapkan satuan pendidikan masing-masing)

c. OMI Kabupaten/Kota

  • Pendaftaran : 27 Agustus – 02 September 2026 (di tempat yang ditentukan oleh Komite Kabupaten/Kota)
  • Uji Coba : 04 – 05 September 2026
  • Pelaksanaan 07 – 08 September 2026
  • Pengumuman : 12 September 2026 (https://omi.kemenag.go.id)

d. OMI Provinsi

  • Uji Coba : 01 – 02 Oktober 2026 (ditempat yang ditentukan oleh Komite Provinsi)
  • Pelaksanaan : 05 – 06 Oktober 2026
  • Pengumuman : 10 Oktober 2026 (https://omi.kemenag.go.id)

e. OMI Nasional

  • Kedatangan di Lokasi dan Registrasi Peserta : 8 November 2026 (di tempat yang ditentukan oleh Komite Nasional)
  • Technical Meeting dan Pembukaan : 9 November 2026
  • Pelaksanaan : 10 – 11 November 2026
  • Pengumuman dan Penutupan : 12 November 2026 (https://omi.kemenag.go.id)

2. Bidang Riset

a. Sosialisasi : 21 Agustus 2026

b. Pendaftaran (Unggah Proposal Riset) : 22 Agustus – 02 September 2026

c. Pengumuman Hasil Penilaian Proposal : 07 September 2026

d. Presentasi Proposal Riset : 09 – 11 September 2026

e. Pembimbingan dan Pelaksanaan Riset : 12 September – 20 Oktober 2026

f. Presentasi Hasil Riset : 21 – 23 Oktober 2026

g. Pengumuman Penilaian Presentasi Riset : 27 Oktober 2026

h. Pengumpulan Hasil Riset & Draf Artikel : 29 – 31 Oktober 2026

i. Final (Presentasi) dan Expo 10 – 12 November 2026

Jika ada perubahan jadwal OMI Bidang Sains maupun Bidang Riset akan diberitahukan kemudian.

Petunjuk Teknis (Juknis) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh di sini.***

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *