6 Materi Utama MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Materi Utama MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027
Materi Utama MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Guspedia.com. Materi MPLS Ramah terdiri dari materi utama dan materi pilihan. Materi utama merupakan materi yang harus dilaksanakan oleh sekolah. Sedangkan materi pilihan adalah materi yang dipilih Sekolah sesuai dengan ciri khas dan kebutuhan Sekolah.

Berikut ini 6 materi utama MPLS Ramah tahun ajaran 2026/2027. Materi utama MPLS Ramah ini berisi kegiatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah dalam Sekolah.

Penyelenggaraan MPLS Ramah tahun tahun ajaran 2026/2027 dirancang sebagai fondasi strategis dalam membentuk karakter dan kesiapan murid dengan memberikan materi-materi utama berikut.

1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)

2. Pagi Ceria

3. Sopan dan Santun Bermedia Sosial

4. Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun

5. Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI)

6. Gerakan Rukun Sama Teman

Baca : Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS

Berikut adalah rincian 6 materi utama MPLS Ramah tahun ajarn 2026/2027 tersebut.

Materi Utama MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027
Materi Utama MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)

Murid perlu mengamalkan tujuh kebiasaan harian yang akan menjadi disiplin diri, yaitu sebagai berikut.

a. Bangun Pagi: Melatih kedisiplinan dan kesiapan memulai hari.

b. Beribadah: Bentuk nyata pemenuhan kebutuhan spiritual.

c. Berolahraga: Menjaga kebugaran sebagai modal dasar aktivitas belajar.

d. Makan Sehat dan Bergizi: Memastikan asupan nutrisi untuk pertumbuhan otak dan fisik.

e. Gemar Belajar: Menumbuhkan rasa ingin tahu yang berkelanjutan.

f. Bermasyarakat: Aktif bersosialisasi dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

g. Tidur Cepat: Menjamin waktu istirahat yang cukup untuk pemulihan energi.

2. Pagi Ceria

Pagi Ceria merupakan program yang dirancang sebagai kegiatan pembuka sebelum memulai pembelajaran di sekolah. Kegiatan ini meliputi senam pagi (Senam Anak Indonesia Hebat), menyanyikan lagu “Indonesia Raya”, dan berdoa bersama.

Program ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang positif dan merupakan bagian dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

3. Sopan dan Santun Bermedia Sosial

Sopan dan santun bermedia sosial adalah sikap, perilaku, dan kebiasaan menggunakan media sosial secara beradab, bertanggung jawab, empatik, aman, dan bermanfaat dalam rangka menuju keadaban dan keamanan digital.

Sopan bermedia sosial berarti menggunakan bahasa, gambar, komentar, dan unggahan sesuai dengan norma kepatutan. Orang yang sopan tidak menghina, tidak merendahkan, tidak menyebarkan kebencian, tidak mempermalukan orang lain, dan tidak menggunakan media sosial untuk menyerang pribadi.

Sedangkan Santun bermedia sosial berarti menggunakan hati, empati, dan kebijaksanaan sebelum berkomunikasi. Keadaban dan keamanan digital yang aman dan nyaman mencakup penerapan dan pembiasaan adab dan etika dalam berinteraksi di ruang digital, penguatan literasi digital bagi warga sekolah untuk menangkal informasi bohong dan konten negatif serta ancaman kekerasan dan kejahatan siber, dan perlindungan data pribadi warga sekolah dalam proses pembelajaran.

4. Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun

Budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun atau sering kali disebut dengan 5S merupakan bagian penting dari identitas budaya untuk memperkuat hubungan antarindividu dan masyarakat dalam rangka menciptakan lingkungan yang harmonis.

Penerapan nilai-nilai ini dalam kehidupan kita sehari-hari akan meningkatkan kualitas interaksi sosial di lingkungan sehingga menjadi lebih nyaman.

a. Senyum, tindakan terkecil, tetapi bisa memberikan dampak yang besar. Senyum dapat meredakan ketegangan, menciptakan kenyamanan, dan menunjukkan rasa welas asih.

b. Sapa, mengucapkan salam atau sapaan ringan seperti “halo” atau “selamat pagi” dapat membuat orang lain merasa dihargai.

c. Salam, mengucapkan salam adalah bentuk sopan santun yang sudah seharusnya kita lakukan. Mengawali atau mengakhiri percakapan dengan salam termasuk tanda penghormatan kepada individu lain. Selain itu, salam juga dapat menggambarkan sikap terbuka dan ramah.

d. Sopan santun, aktivitas ini merupakan kunci dalam menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Sopan santun tidak hanya sekadar tindakan, tetapi juga sikap atau perilaku yang tecermin dalam setiap kata dan tindakan kita.

5. Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI)

Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) untuk penguatan budaya sekolah yang aman dan nyaman meliputi empat aspek, yaitu :

a. aspek aman, melalui penerapan budaya sekolah yang melindungi seluruh warga sekolah, mencakup pemenuhan kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis dan keamanan sosiokultural, serta keadaban dan keamanan digital;

b. aspek sehat, melalui pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten, yakni :

1) pembiasaan mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun;

2) pembiasaan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi di lingkungan sekolah;

3) penggunaan jamban yang bersih dan sehat;

4) pelaksanaan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur dan terukur;

5) pencegahan dan pengendalian penyakit, antara lain melalui pemberantasan jentik nyamuk;

6) penerapan dan penegakan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah; dan

7) pemantauan kesehatan secara berkala, antara lain melalui penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan;

c. aspek resik, melalui pengelolaan kebersihan dan sampah secara tertib dan berkelanjutan, antara lain

1) kegiatan piket kelas;

2) kerja bakti secara berkala;

3) pembiasaan membuang sampah pada tempatnya;

4) penyediaan dan pemanfaatan tempat sampah terpilah; dan

5) penerapan prinsip mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang (recycle) melalui pengurangan jumlah sampah, pemanfaatan kembali barang yang masih layak pakai, dan pendauran ulang sampah sesuai dengan kondisi dan kapasitas masing-masing sekolah;

d. aspek indah, melalui penataan lingkungan sekolah yang rapi dan nyaman dengan melibatkan seluruh warga sekolah, antara lain :

1) kegiatan pelestarian lingkungan sekolah dengan penataan taman dan pepohonan secara terencana serta pemanfaatan ruang terbuka hijau;

2) menata ruang kelas, halaman, dan fasilitas umum sekolah dengan rapi;

3) menumbuhkan budaya antre, tertib, dan tidak merusak fasilitas sekolah; serta

4) melakukan edukasi tentang estetika, keindahan, kebersihan, dan keberlanjutan bagi seluruh warga sekolah.

6. Gerakan Rukun Sama Teman

Gerakan Rukun Sama Teman (GRST) adalah gerakan pembiasaan positif yang mendorong murid untuk membangun hubungan yang sehat, saling menghargai, dan peduli terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

GRST dilakukan melalui berbagai praktik sederhana yang dilakukan secara konsisten. GRST menumbuhkan nilai-nilai empati, kepedulian, gotong royong, dan komunikasi positif sebagai fondasi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menggembirakan.

Baca : Rujukan Kegiatan MPLS Ramah Tahun 2026 Lengkap Semua Jenjang

Tujuan GRST adalah mengembangkan kemampuan murid dalam (1) memberikan dukungan psikologis awal kepada teman sebaya; (2) menumbuhkan keterampilan komunikasi yang efektif dan positif; (3) meningkatkan kesadaran dan kepedulian murid terhadap kesehatan mental melalui pembiasaan refleksi diri, pengelolaan emosi, dan saling mendukung, serta penciptaan lingkungan pertemanan yang aman dan nyaman; (4) menanamkan nilai keadilan, kesetaraan gender, dan inklusivitas dalam kehidupan sehari-hari di sekolah sehingga murid terbiasa menghormati keberagaman, menolak diskriminasi, serta menciptakan ruang pergaulan yang terbuka dan ramah bagi semua; dan (5) membangun budaya pertemanan yang rukun, aman, dan saling menghargai sebagai upaya pencegahan perundungan, diskriminasi, dan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.

Demikian 6 materi utama MPLS Ramah tahun ajaran 2026/2027. Semoga bermanfaat.***

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *