Susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026
Susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Guspedia.com. Upacara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 tahubn 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 28 Oktober 2026 secara serempak, mulai dari tingkat pusat hingga satuan pendidikan. Setiap tanggal 28 Oktober, seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda, hari dimana para pemuda berikrar untuk bersatu dalam satu bangsa, tanah air, dan bahasa yang sama.

Sumpah Pemuda merupakan ikrar kebangsaan yang dirumuskan melalui sebuah putusan Kongres Pemuda II di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928. Ikrar ini adalah pernyataan kebangsaan pemuda pemuda Indonesia dari berbagai latar belakang daerah, suku, dan agama, menyatukan keyakinan mereka bahwa tumpah darah, bangsa, dan bahasa persatuan: ialah Indonesia. Keyakinan itu lalu disebarluaskan untuk dijadikan asas bagi semua perkumpulan kebangsaan Indonesia setelah peristiwa Kongres Pemuda Kedua.

Sejarah Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda dicetuskan dalam Kongres Pemuda II tanggal 28 Oktober 1928. Akan tetapi sebelum itu, para pemuda sudah terlebih dahulu mengupayakan persatuan melalui Kerapatan Besar Pemuda (Kongres Pemuda I) yang dilaksanakan pada 30 April sampai 2 Mei 1926 di Batavia.

Tujuan diselenggarakannya Kongres Pemuda I adalah untuk menyamakan persepsi antar berbagai organisasi kepemudaan di Indonesia sehingga terwujud dasar pokok lahirnya persatuan Indonesia yang sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia (Abdul Rahman, et al., 2008).

Namun, Kongres Pemuda I tidak membuahkan hasil setelah Ketua Kongres, Muhammad Tabrani, tidak sepakat dengan Mohammad Yamin terkait penggunaan istilah bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan. Menurutnya, kalau tanah air dan bangsa bernama Indonesia, maka bahasa juga harus disebut bahasa Indonesia. Meski demikian, Kongres Pemuda I sudah menunjukkan adanya pemahaman satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.

Setelah Kongres Pemuda I selesai, beberapa pertemuan diadakan untuk membahas lebih lanjut terkait tindak lanjut dari Kongres Pemuda I. Setelah dua tahun, para pemuda yang dimotori PPPI (Persatuan Pemuda Pelajar Indonesia) mengadakan beberapa rapat yang dihadiri oleh perwakilan dari beberapa organisasi pemuda. Berdasarkan rapat tersebut menghasilkan keputusan bahwa Kongres Pemuda II akan dilaksanakan pada Oktober 1928 dengan susunan panitia sebagai berikut.

Ketua : Soegondo Djojopoespito (PPPI)

Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)

Sekretaris : Muhammad Yamin (Jong Sumatranen Bond)

Bendahara : Amir Sjarifoeddin (Jong Bataks Bond)

Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)

Pembantu II : R. Katjasoengkana (Pemoeda Indonesia)

Pembantu III : R.C.L. Senduk (Jong Celebes)

Pembantu IV : Johannes Leimena (Jong Ambon)

Pembantu V : Mohamad Rocjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)

Kongres Pemuda II dilangsungkan selama dua hari pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 yang terbagi dalam tiga kali rapat yang masing-masing rapat dilaksanakan di gedung yang berbeda.

Rapat pertama dilaksanakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Sabtu 27 Oktober 1928. Dalam rapat tersebut, Mohammad Yamin menguraikan tentang arti penting persatuan untuk kebangsaan. Menurutnya terdapat beberapa faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia, yaitu persamaan kultur, bahasa, dan hukum adat.

Rapat kedua terjadi pada Minggu, 28 Oktober 1928 di Gedung Oost-Java Bioscoop membahas masalah pendidikan. Anak-anak harus dididik untuk memiliki karakter yang baik dan cinta tanah air. Anak-anak juga harus diberikan pelajaran merdeka tanpa melalui perintah ataupun pemaksaan. Harus ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah.

Rapat ketiga dilaksanakan di gedung Indonesische Clubgebouw Kramat pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada rapat ketiga dijelaskan pentingnya gerakan kepanduan bagi persatuan bangsa. Kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional.

Di dalam rapat ketiga ini, sebelum rumusan hasil kongres dibacakan, terlebih dahulu diperdengarkan lagu ciptaan Wage Rudolf Supratman, yakni Indonesia Raya yang nantinya akan menjadi lagu kebangsaan Indonesia setelah merdeka. Setelahnya, putusan kongres dibacakan dan diikuti oleh seluruh peserta, sebuah putusan yang kita kenal sebagai Sumpah Pemuda.

Adapun ikrar Sumpah Pemuda adalah sebagai berikut.

Pertama

Kami, putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia

Kedua

Kami, putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia

Ketiga

Kami, putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026
Susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Berikut ini adalah susunan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026. Susunan Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 mengikuti pedoman resmi dari pemerintah.

Tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, susunan upacara HSP ke-98 tahun 2026 memiliki acara pokok yang harus dilaksanakan pada saat upacara.

Ketentuan Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026

  • Sifat Upacara: Khidmat dan sederhana
  • Hari/Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2026
  • Waktu: Pukul 08.00 waktu setempat
  • Tempat: Di lingkungan instansi masing-masing
  • Pembina Upacara: Pimpinan instansi/daerah masing-masing
  • Peserta Upacara: Pelajar, Mahasiswa, Pemuda, Pramuka, PMR, Unsur SKPD, Organisasi Kepemudaan, dan Masyarakat.
  • Pakaian : (1) Peserta Upacara : Pakaian Dinas Harian; (2) Petugas Upacara : Sesuai ketentuan

Acara Pokok Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026

1. Peserta dan petugas upacara siap di tempat upacara.

2. Pemimpin upacara menyiapkan barisan.

3. Pembina upacara memasuki tempat upacara.

4. Penghormatan umum kepada pembina upacara.

5. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.

6. Pengibaran bendera Sang Merah Putih.

7. Pembacaan Pancasila oleh pembina upacara, diikuti seluruh peserta.

8. Pembacaan teks keputusan kongres pemuda Indonesia 1928.

9. Pemberian tanda penghargaan di bidang kepemudaan (jika ada).

10. Sambutan pembina upacara.

11. Menyanyikan lagu-lagu Nasional (Bangun Pemudi Pemuda dan Satu Nusa Satu Bangsa)>

12. Pembacaan doa (unduh di sini) .

13. Laporan pemimpin upacara kepada pembina upacara.

14. Penghormatan umum kepada pembina upacara.

15. Upacara selesai.

Pedoman penyelenggaraan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 selengkapnya dapat di unduh di sini.

Demikian susunan upacara bendera peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026.***

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *