Guspedia.com. Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi Tahun 2026.
Di dalam rangka pengayaan buku bacaan bermutu untuk literasi Indonesia, Kemendikdasmen melalui Badan Bahasa menyelenggarakan kembali Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi Tahun 2026.
Penyediaan buku bacaan literasi ini sudah dilaksanakan oleh Badan Bahasa sejak tahun 2016. Program ini dilakukan dengan metode sayembara agar diperoleh buku-buku yang benar-benar bermutu.
Selain itu, melalui sayembara ini, kompetensi penulis dapat digali secara maksimal untuk menuangkan ide dan menulis buku bacaan sesuai dengan tema yang disajikan.
Dari hasil sayembara ini, Badan Bahasa dapat kembali menyediakan bahan bacaan literasi untuk jenjang C (pembaca semenjana/10–13 tahun) dan jenjang D (pembaca madya/13–15 tahun) dengan tema-tema yang dekat dan diperlukan dalam keseharian anak Indonesia.

Ketentuan Umum Buku
a. Buku bacaan dengan konsep chapter book untuk jenjang C dan novelet untuk jenjang D.
b. Karya asli penulis, bukan karya plagiat.
c. Belum pernah dipublikasikan atau menjadi pemenang pada lomba lain.
d. Memiliki satu tema dengan maksimal tiga fokus karakter.
e. Tidak memperlihatkan kekerasan dan pornografi.
f. Tidak mempertentangkan SARA dan gender.
g. Tidak mengandung ujaran kebencian, propaganda, dan merek produk.
h. Memiliki kekuatan dan pesan tentang sikap hidup sebagai pribadi, anggota keluarga, dan anggota masyarakat.
i. Menggunakan aplikasi Indesign untuk pengatakan (lay out).
Ketentuan Khusus Buku
1. Jenjang C, Pembaca Semenjana (10—13 tahun)
a. Isi Buku
1) Berupa olah pikir, olah rasa, dan olah karsa;
2) Berupa fakta, konsep, dan prosedur yang disajikan secara eksploratif dan memiliki kedalaman untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan anak Indonesia, baik dari pemilihan gaya penceritaan, eksplorasi tokoh yang multidimensi, dan latar cerita berbasis riset yang kuat dan;
3) Disajikan secara naratif.
b. Bahasa
1) Menggunakan diksi (pilihan kata) berupa kata umum yang sering digunakan dan kata khusus yang berhubungan dengan tema, dapat berupa kata dasar dan kata bentukan.
2) Menggunakan kohesi antarkalimat dengan penanda hubungan sebab-akibat, perbandingan, pertentangan, dan penambahan.
3) Menggunakan variasi paragraf pendek—menengah; kalimat topik, kalimat penjelas, dan peralihan antarparagraf sederhana.
4) Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk penulisan kata dalam ilustrasi.
c. Grafika
1) Ukuran buku A4.
2) Format buku berisi gambar dengan proporsi maksimal 30%.
3) Ilustrasi disesuaikan dengan buku chapter book. Tidak diperkenankan jenis ilustrasi spread.
4) Ilustrasi harus bercerita dan memperkaya teks serta bukan rekayasa fotografi dan kecerdasan buatan (artificial intelegent).
5) Panjang cerita 5.000–7.000 kata yang terbagi ke dalam minimal 5 bab pendek.
6) Penempatan kalimat dan paragraf di setiap halaman terstuktur dan mudah terbaca.
7) Jenis huruf Andika New Basic dengan ukuran 12 pt.
8) Halaman isi buku 40 halaman (tidak termasuk biodata dan glosarium).
2. Jenjang D, Pembaca Madya(13—15 tahun)
a. Isi Buku
1) Berupa olah pikir, olah rasa, dan olah karsa.
2) Berupa fakta, konsep, dan prosedur yang disajikan secara eksploratif dan memiliki kedalaman untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan anak Indonesia, baik dari pemilihan gaya penceritaan, eksplorasi tokoh yang multidimensi, dan latar cerita berbasis riset yang kuat.
3) Disajikan secara naratif.
b. Bahasa
1) Menggunakan diksi (pilihan kata) berupa kata umum yang sering digunakan dan kata khusus yang berhubungan dengan tema, dapat berupa kata dasar dan kata bentukan.
2) Menggunakan kepaduan antarkalimat dengan penanda kata hubung dan kata rujukan yang lebih kompleks.
3) Menggunakan paragraf menengah: kalimat topik, pemerincian pendukung, contoh/bukti, dan peralihan antargagasan yang jelas.
4) Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk penulisan kata dalam ilustrasi.
c. Grafika
1) Ukuran buku A5.
2) Format buku berisi gambar dengan proporsi maksimal 20%.
3) Penggunaan ilustrasi disesuaikan dengan buku novelet. Tidak diperkenankan jenis ilustrasi spread.
4) Ilustrasi harus bercerita dan memperkaya teks serta bukan rekayasa fotografi dan kecerdasan buatan (artificial intelegent).
5) Panjang cerita 7.000–10.000 kata.
6) Penempatan kalimat dan paragraf di setiap halaman terstuktur dan mudah terbaca.
7) Jenis huruf IBM Sans Plex dengan ukuran 12 pt.
8) Halaman isi buku 60 halaman (tidak termasuk biodata dan glosarium).
Tata Cara Sayembara
1. Seleksi Administrasi dan Penjaringan Konsep Cerita
Pada tahapan seleksi administrasi dan penjaringan ide cerita, calon penulis diminta untuk memenuhi syarat administrasi dan mengumpulkan ide cerita yang akan dikembangkan jika terpilih untuk melanjutkan ke tahapan seleksi substansi cerita. Proses seleksi administrasi dan penjaringan ide cerita adalah sebagai berikut.
a. Kriteria calon penulis buku bacaan literasi
1) Warga negara Indonesia;
2) Berusia minimal 19 tahun;
3) Mengajukan kelengkapan pendaftaran sesuai dengan ketentuan.
b. Panitia akan menyeleksi kelengkapan berkas dengan batas pendaftar 300 peserta pertama tiap jenjang yang telah melakukan pengumpulan berkas selama proses seleksi berlangsung.
c. Calon penulis mengumpulkan berkas administrasi berupa biodata dan ide cerita sesuai dengan format yang telah ditentukan.
d. Sebanyak 75 calon penulis di setiap jenjang yang memenuhi kriteria penilaian seleksi administrasi dan penjaringan ide akan dipilih untuk menulis rancangan cerita utuh buku di setiap jenjang dan melampirkan contoh ilustrasi dari rancangan tersebut.
e. Calon penulis hanya boleh memilih 1 jenjang dan mengirimkan maksimal 2 ide cerita dengan tema yang berbeda.
f. Jika dalam kurun waktu seleksi sudah terpenuhi 300 peserta, panitia berhak untuk menutup proses seleksi administrasi dan penjaringan ide.
g. Calon penulis melakukan pendaftaran melalui tautan https://bit.ly/SeleksiGLN2026.
h. Pendaftaran melalui tautan hanya dapat dilakukan satu kali dengan satu akun.
i. Pengumuman 75 calon penulis terpilih akan diinformasikan melalui laman https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/dan media sosial Badan Bahasa.
2. Seleksi Substansi
Pada tahapan seleksi susbtansi cerita, 75 calon penulis terpilih di setiap jenjang akan diminta menyelesaikan rancangan cerita dan mengirimkan contoh ilustrasi. Proses seleksi substansi adalah sebagai berikut.
a. 75 calon penulis terpilih di setiap jenjang wajib mengirimkan rancangan cerita dan contoh ilustrasi berwarna sesuai dengan rancangan sebanyak 2 lembar sesuai dengan lini masa yang telah ditetapkan .
b. Penulis wajib melampirkan biodata ilustrator dan surat pernyataan keaslian karya sesuai dengan format yang telah ditetapkan,
c. Penulis juga wajib melampirkan syarat administrasi lain, berupa :
1) foto/pindaian KTP/SIM /Kartu Mahasiswa;
2) foto/pindaian NPWP (NPWP milik pribadi atau gabungan yang mencantumkan nama calon penulis);
d. Ilustrator hanya boleh mengerjakan maksimal 2 naskah.
e. Pada seleksi ini akan dipilih 25 penulis jenjang C dan 25 penulis jenjang D untuk menjadi penulis buku bacaan literasi tahun 2026.f. Penulis terpilih wajib mengikuti seluruh rangkaian penyusunan buku bacaan literasi tahun 2026, di antaranya kegiatan Lokakarya Pertemuan Penulis dan revisi setelah penilaian Pusat Perbukuan (Pusbuk).
g. Penulis buku berhak mendapat uang pembinaan sebesar Rp16.000.000,00 (setiap judul buku dan akan dipotong pajak sesuai dengan ketentuan).
h. Buku yang ditulis menjadi hak cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
3. Informasi Kegiatan
Jika ada hal yang belum dipahami dari proses seleksi ini, calon penulis dapat menghubungi panitai pada alamat pos-el: gerakanliterasinasional2023@gmail.com atau melalui narahubung
1) Mutiara (WA 08568021544)
2) Resa Resdianawati (WA 085353248524)
3) Kharisma Devi (WA 089685287175).
4. Penilaian
Penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas pakar pendidikan anak, pakar pembelajaran bahasa/literasi, serta penulis dan ilustrator cerita anak profesional.
Aspek penilaian meliputi kekuatan ide cerita, kesesuaian dengan tema/fokus karakter, dan kesesuaian dengan ketentuan jenjang pembaca. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.
Jadwal Kegiatan
Seleksi Calon Penulis
1. Pengumuman seleksi administrasi dan penjaringan ide cerita : 4 Mei 2026
2. Masa pendaftaran seleksi administrasi dan penjaringan ide cerita : 4-18 Mei 2026
3. Seleksi administrasi dan penilaian berkas ide Cerita : 19 Mei-2 Juni 2026
4. Moderasi penjurian ide cerita : 3-4 Juni 2026
5. Pengumuman 75 calon penulis jenjang C dan 75 calon penulis jenjang D : 5 Juni 2026
6. Pengiriman berkas seleksi substansi : 5-26 Juni 2026
7. Batas akhir pengiriman berkas seleksi substansi : 26 Juni 2026 pukul 10.00 WIB
8. Penyeleksian berkas substansi : 5 Juni-5 Juli 2026
9. Moderasi penjurian susbtansi : 6-9 Juli 2026
10. Pengumuman penetapan penulis terpilih : 10 Juli 2026
Penyusunan Buku
11. Lokakarya Pertemuan Penulis Bahan Bacaan Literasi Tahun 2026 : 26-30 Juli 2026
12. Masa pembuatan buku : 31 Juli-31 Agustus 2026
13. Penyelarasan buku : September 2026
14. Penilaian Pusbuk : Oktober 2026
15. Perbaikan buku berdasarkan penilaian Pusbuk : November 2026
Pembiayaan
Pembiayaan kegiatan Sayembara Bahan Bacaan Literasi akan dilaksanakan dengan menggunakan DIPA Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Tahun 2026.
Juknis Sayembara Penulisan Bahan Bacaan Literasi 2026 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh di sini.***
