Beasiswa Sarjana PJJ Keagamaan Tahun 2026, Berikut Syarat dan Mekanisme Pendaftarannya

Beasiswa Sarjana PJJ Keagamaan Tahun 2026
Beasiswa Sarjana PJJ Keagamaan Tahun 2026

Guspedia.com. Kementerian Agama membuka program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan Tahun 2026. Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Keagamaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) merupakan program unggulan untuk meningkatkan kualifikasi akademik guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia.

Program ini ditujukan bagi guru PAI di madrasah, sekolah, dan pondok pesantren yang berada di bawah binaan Kemenag, memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan S1 secara fleksibel tanpa harus meninggalkan tempat kerja.

Peserta beasiswa akan menjalani program Pendidikan Jarak Jauh di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan guru yang ingin meningkatkan kompetensi tanpa harus mengikuti pendidikan reguler penuh waktu.

Beasiswa ini mencakup berbagai fasilitas, termasuk biaya pendidikan, biaya hidup bulanan, tunjangan penelitian, serta asuransi kesehatan, sehingga peserta dapat fokus pada studi tanpa khawatir tentang biaya.

Dengan adanya program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) ini, Kemenag berupaya meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia melalui peningkatan kompetensi guru, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan nasional.

Beasiswa Sarjana PJJ Keagamaan Tahun 2026
Beasiswa Sarjana PJJ Keagamaan Tahun 2026

Sasaran

1. Ustadz/Ustadzah atau Pendidik/Tenaga Kependidikan di Pondok Pesantren, dengan minimal masa kerja selama 2 tahun dan masih aktif bekerja pada:

a. Pendidikan Diniyah Formal (PDF);

b. Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS);

c. Pendidik pada Mu’adalah;

d. Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) / Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) / Pendidikan Anak Usia Dini Qur’ani (PAUDQu);

2. Guru (PNS/Non-PNS), atau Pendidik/Tenaga Kependidikan, memiliki Dokumen Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau Nomor Pendidik Kemenag (NPK)

a. Raudhatul Athfal atau Madrasah Ibtidaiyah/Tsanawiyah/Aliyah;

b. Guru Agama Islam pada Satuan Pendidikan Umum.

Komponen Pendanaan

Komponen pendanaan Beasiswa PJJK Keagamaan adalah sebagai berikut.

1. Dana Pendidikan

a. Dana Pendaftaran

b. Dana SPP

c. Dana Tunjangan Buku

d. Dana Penelitian Skripsi

2. Dana Pendukung

a, Dana Asuransi Kesehatan

b. Dana Hidup Bulanan

 

Persyaratan

Berikut adalah persyaratan Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ)

1. Warga Negara Indonesia (WNI);

2. Memenuhi ketentuan batas usia maksimal 48 (empat puluh delapan) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran.

3. Telah menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (MA/SMA/SMK).

4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) atau telah menyelesaikan studi sarjana (S1) tidak diperkenankan mendaftar pada program beasiswa.

5. Pendaftar melampirkan berkas status Profesi dengan ketentuan:

a. Dokumen Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) atau Nomor Pendidik Kemenag (NPK) bagi Pendidik pada Satuan Pendidikan binaan Kementerian Agama; atau

b. Dokumen SK Pengangkatan dari Yayasan/Pondok/Institusi Pesantren bagi Pendidik atau Ustadz/Ustadzah di Pesantren.

6. Pendaftar wajib melampirkan Surat Izin yang ditandatangani oleh Pimpinan Instansi atau Lembaga, paling lama 3 (tiga) bulan terakhir dari masa pendaftaran beasiswa. Surat Izin berisi keterangan pendaftar untuk mendaftar beasiswa dan mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar (format terlampir), dengan ketentuan:Surat Izin, bagi Guru PNS, ditandatangani oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota tempat pendaftar bekerja. Surat Izin, bagi Guru Non-PNS, Ustadz/Ustadzah ditandatangani oleh Kepala Sekolah/Madrasah/Pesantren tempat pendaftar bekerja.

7. Melampirkan Surat Keterangan Kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan, yang diterbitkan paling lama 3 (tiga) bulan terakhir, dari masa pendaftaran beasiswa.

8. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.

9. Menulis Personal Statement atau Essay yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.

10. Menulis Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai dengan program studi yang dipilih.

11. Pendaftar yang memiliki prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran.

12. Menyetujui Pernyataan Komitmen dan Integritas yang telah disediakan pada platform pendaftaran beasiswa (poin-poin terlampir).

13. Beasiswa hanya untuk Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi yang ditetapkan Kementerian Agama.

Tahapan Seleksi

Terdapat 3 (tiga) tahapan seleksi program Beasiswa PJJ Keagamaan 2026, sebagai berikut.

1. Seleksi Administrasi

2. Seleksi Asesmen Kapasitas Akademik dan Psikologis (Seleksi Bakat Skolastik)

3. Seleksi Wawancara (Substansi)

Jadwal Seleksi

Berikut adalah jadwal seleksi program Beasiswa PJJ Keagamaan Tahun 2026

Mekanisme Pendaftaran

1. Pendaftar mendaftar secara mandiri melalui https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.

2. Melengkapi Profil pada Status Pekerjaan/Profesi sebagai Guru atau Ustadz/Ustadzah.

3. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

4. Melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan nomor registrasi pendaftaran.

 

Panduan pendaftaran Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Kemenag Tahun 2026 dapat di unduh di sini.***

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *