Guspedia.com. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menerbitkan Buku Pedoman Pendidikan Karakter dalam MBG (Makan Bergizi Gratis).
Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya akses terhadap makanan bergizi gratis diharapkan dapat membantu mengurangi angka gizi buruk, stunting, dan ketimpangan gizi yang masih terjadi.
Program MBG sejalan dengan salah satu program prioritas Kemendikdasmen, yaitu Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH), khususnya kebiasaan Makan Sehat dan Bergizi.
Kebiasaan tersebut memiliki nilai-nilai karakter, yaitu spiritual/religius, tanggung jawab, toleransi, peduli sosial/kebersamaan, peduli lingkungan/kebersihan, kreativitas, dan tidak boros.
Buku panduan ini diharapkan dapat memandu dan bermanfaat bagi para guru, murid, orang tua, dan penyedia MBG sehingga program MBG bukanlah sebatas persoalan “makan” belaka. MBG merupakan satu kesatuan program pendidikan untuk mendidik budaya hidup sehat dan membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, sehat, kuat, cerdas, serta pemimpin yang bertanggung jawab memajukan bangsa dan negara.

Pendahuluan
Program MBG merupakan pembiasaan makan sehat dan bergizi bagi murid yang sarat dengan penguatan karakter. Hal ini sejalan dengan pemikiran Aristoteles dalam Nicomachean Ethics (350 SM) yang menekankan bahwa karakter terbentuk melalui kebiasaan dan tindakan konsisten selaras dengan nilai moral serta kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari, meskipun sederhana, sangat berperan dalam pembentukan karakter.
Pedoman ini digunakan oleh guru untuk dapat memahami:
1. tujuh nilai karakter dalam MBG;
2. tata cara MBG pada satuan pendidikan;
3. strategi pelibatan catur pusat pendidikan;
4. metode pemantauan dan evaluasi yang sederhana.
Tujuh Nilai Karakter dalam Program MBG
Berikut ini adalah contoh kegiatan yang dapat dilakukan guru dalam memperkuat tujuh nilai karakter dalam program MBG. Guru diperkenankan untuk mengembangkan kegiatan yang dapat memperkuat tujuh nilai karakter tersebut.
1. Religius/Spiritual
Rasa syukur kepada Tuhan atas nikmat makanan
• Guru membimbing murid untuk membaca doa sebelum dan sesudah makan
• Guru mengajarkan murid untuk mensyukuri makanan yang diberikan
• Guru mengajarkan murid agar tidak menyisakan makanan
2. Tanggung Jawab
Kesadaran dan penghargaan terhadap aktivitas dan etika makan
• Guru mengimbau murid untuk menghabiskan makanan
• Guru mengajarkan murid untuk membersihkan atau meletakkan peralatan makan sendiri setelah digunakan.
• Guru mengajarkan murid agar tidak membuang makanan yang masih layak konsumsi
• Guru memastikan murid mengikuti jadwal makan yang sudah ditentukan
• Guru memastikan murid mengambil makanan secara mandiri
• Guru mengajarkan murid mencuci tangan secara mandiri
3. Toleransi
Pemahaman dan penghargaan akan keragaman makanan, kebiasaan makan, dan menu makanan
• Guru mengidentifikasi makanan yang akan diberikan sesuai dengan kondisi kesehatan murid.
• Guru memperkenalkan makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dan membahas kandungan gizinya.
• Guru mengajak murid untuk mengenali dirinya dan teman-temannya, termasuk makanan apa yang disukai.
4. Peduli Sosial atau Kebersamaan
Rasa saling memiliki, sikap tenggang rasa, dan saling menghargai
• Guru mengajarkan murid tentang kebersamaan melalui aktivitas makan secara bersama-sama.
• Guru mengajarkan murid untuk berbagi makanan.
• Guru membiasakan murid untuk antre dan belajar tertib.
5. Peduli Lingkungan atau Kebersihan
Adanya kepedulian kebersihan tempat makan dan area makan
• Guru memastikan murid menggunakan dan membersihkan alat makan pribadi untuk dapat dipakai kembali.
• Guru meminta murid untuk menjaga kebersihan area makan sebelum dan sesudah makan.
• Guru mengajarkan murid untuk memilah dan membuang sampah sesuai dengan jenis dan tempat sampah.
6. Kreativitas
Adanya pengetahuan dan pemahaman tentang makanan yang sehat dan bergizi
• Guru memotivasi murid untuk memiliki rasa ingin tahu dan berdiskusi mengenai kandungan gizi pada menu makanan yang disajikan.
• Guru mengajak murid untuk berdiskusi tentang proses pengolahan makanan mulai dari bahan baku sampai makanan tersaji.
7. Tidak Boros
Kemampuan untuk bijak dalam memilih, mengambil, dan mengkonsumsi makanan sesuai
kebutuhan dan pola makan sehat
• Guru membiasakan murid untuk menghabiskan porsi makanan yang diterima.
• Guru mengajarkan murid untuk menyisihkan uang saku agar ditabung.
Baca : Link Unduh Buku Saku 7 KAIH untuk Guru PAUD
Buku Pedoman Pendidikan Karakter dalam MBG (Makan Bergizi Gratis) selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan di bawah ini.
Demikian Buku Pedoman Pendidikan Karakter dalam MBG. Semoga bermanfaat.***
