MSG Sebagai Penyedap Buatan dan Efek Bahayanya Bagi Kesehatan

Bahaya MSG Bagi kesehatan
Bahaya MSG Bagi kesehatan

Guspedia.com. Monosodium glutamate (MSG) atau penyedap rasa buatan pada makanan dapat memiliki efek berbahaya bagi kesehatan jika dikonsusi melebihi batas aman yang ditetapkan.

Seperti halnya garam dan merica, penggunaan micin atau MSG atau micin  sebagai penyedap rasa makanan sebenarnya aman-aman saja. Akan tetapi, Anda disarankan untuk mengonsumsi micin dalam jumlah yang wajar agar terhindar dari efek samping atau dampak micin yang dapat muncul.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga menyatakan bahwa MSG, kayaknya zat aditif lainnya, akan aman jika dikonsumsi dalam batas wajar. Batas aman konsumsi harian untuk orang dewasa yang dianjurkan adalah maksimal 6 gram (sekitar 1,5 sendok teh) per hari.

MSG memiliki kandungan natrium  sekitar 12% hingga 13,6%, jauh lebih rendah dibandingkan dengan garam dapur biasa. Penggunaan MSG bahkan bisa membantu mengurangi asupan garam dapur hingga 20–40%.

Secara alami, micin dapat ditemukan pada makanan berprotein tinggi, seperti rumput laut, daging sapi, dan keju. Selain dikenal dengan sebutan MSG, micin juga memiliki nama lain, yaitu sodium glutamate, monosodium L-glutamate monohydrate, glutamic acid monosodium salt monohydrate, ekstrak ragi, protein nabati terhidrolisis atau HVP, kalium glutamat, sodium caseinate, dan perasa alami. Dengan demikian apabila tercantum nama-nama tersebut pada label makanan yang Anda beli, maka dapat dikatakan makanan tersebut mengandung micin di dalamnya.

Beberapa jenis makanan yang umumnya mengandung micin adalah makanan olahan atau kemasan, seperti daging kering, ekstrak daging, kaldu unggas kemasan, dan tepung kanji. Makanan lainnya seperti keripik kentang, saus, mayones, dan makanan beku umumnya juga mengandung micin.

Bahaya MSG bagi Kesehatan

Bahaya MSG Bagi kesehatan
Bahaya MSG Bagi kesehatan

Bahaya MSG akan muncul jika bahan penyedap rasa gurif (umami) ini dikonsumsi secara berlebihan melebihi batas aman yang telah ditetapkan. Meskipun belum ada aturan pasti mengenai jumlah konsumsinya, MSG sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 6 gram atau 1,5 sendok teh per hari. Beberapa penelitian menunjukan bahwa ada beragam dampak micin yang siginifikan muncul akibat konsumsi yang berlebihan. Berikut ini adalah beberapa dampaknya:

1. Chinese restaurant syndrome

Chinese restaurant syndrome) adalah sekumpul,an dari gejala fisik yang muncul jika seseorang mengonsumsi MSG lebih dari 3 gram per hari. Gejala dari sindrom ini beragam, bisa bersifat ringan hingga berat, mulai dari sakit kepala, kesemutan, jantung berdebar, nyeri dada, mual, tubuh terasa letih, dan rasa kantuk yang berlebihan.

2. Kerusakan sel saraf

Kandungan glutamat pada MSG dalam dosis tinggi akan menjadi racun yang dapat menyebabkan kerusakan sel saraf. Dalam beberapa kasus, MSG dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan kerusakan berbagai organ. Sejumlah penyakit yang sering dikaitkan dengan kerusakan saraf akibat konsumsi MSG berlebih adalah penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan stroke.

3. Sakit kepala dan hipertensi

MSG yang dikonsumsi berlebihan dipercaya dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Beberapa orang yang sensitif terhadap MSG  juga akan menunjukkan geja;a berupa sakit kepala setelah mengonsumsinya. Meskipun demikian, penyebab hal tersebut belum diketahui secara pasti.

4. Kerusakan sel

Beberapa penelitian menujukkan bahwa MSG dapat memicu kerusakan pada sel-sel tubuh. Efek MSG ini diprediksi bisa merusak limfosit, yaitu bagian dari sel darah putih. Namun,, hal ini pun masih perlu diteliti lebih lanjut.

5. Asma

Konsumsi MSG dengan takaran melebihi batas aman akan dapat memicu kambuhnya asma, terutama untuk yang sensitif atau alergi terhadap MSG. Kambuhnya asma akibat MSG biasanya terjadi ketika mengonsumsi kaldu, kecap, atau saus yang mengandung MSG tinggi.

Perlu ditekankan bahwa semua dampak MSG yang ditimbulkan akibat mengonsumsinya secara berlebihan masih perlu diteliti lebih lanjut. Meskipun demikian, tetap dianjurkan untuk konsumsi MSG dalam batas yang wajar dan aman, agar Anda terhindar dari efek bahayanya bagi kesehatan tubuh.***

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *