Guspedia.com. Berikut adalah susunan upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 untuk tingkat sekolah. Upacara bendera Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 akan diselenggarakan secara serentak pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai dari tingkat pusat hingga sekolah.
Sekolah wajib melaksanakan upacara Hari Kesaktian Pancasila untuk menumbuhkan rasa nasionalisme murid dan menghargai pengorbanan para pahlawan revolusi yang telah gugur demi mempertahankan keutuhan dan ideologi bangsa.
Bagi murid, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini memiliki makna yang mendalam dan relevan dengan kehidupan mereka sebagai generasi penerus bangsa. Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi peringatan sejarah, tetapi juga pengingat akan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, para pelajar diharapkan mampu menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
Nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan perlu dihidupkan kembali dalam keseharian murid, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Sikap saling menghargai teman, menjaga toleransi antar sesama, jujur dalam belajar, serta peduli terhadap lingkungan merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila di kalangan pelajar.
Sejarah Singkat Hari Kesaktian Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan ideologi Pancasila. Ideologi Pancasila pernah diuji oleh penghianatan dan ancaman yang akan menggantikannya sebagai dasar negara. Akan tetapi, Pancasila tetap tegak berdiri, menjadi benteng kokoh persatuan, dan menjadi perekat seluruh elemen bangsa.
Hari Kesaktian Pancasila lahir dari tragedi nasional yang dikenal dengan Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Pada malam 30 September hingga dini hari 1 Oktober 1965, tujuh perwira tinggi TNI AD diculik dan dibunuh secara kejam oleh kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan komunisme. Para pahlawan tersebut selanjutnya dikenang sebagai Pahlawan Revolusi.
1. Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani
2. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) R. Suprapto
3. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) M.T. Haryono
4. Letnan Jenderal TNI (Anumerta) S. Parman
5. Mayor Jenderal TNI (Anumerta) D.I. Panjaitan
6. Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo
7. Kapten Czi. (Anumerta) Pierre Tendean
Peristiwa G30S/PKI ini mengancam keutuhan bangsa dan keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indoneia. Berkat kesigapan TNI dan dukungan rakyat Indonesia, gerakan tersebut pada akhirnya berhasil digagalkan. Sejak saat itu, 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.
Baca : Naskah Doa Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan SK Presiden Nomor 153 Tahun 1967 yang ditandatangani Presiden Soeharto pada waktu itu. Keputusan tersebut diresmikan hanya beberapa hari sebelum peringatan pertama digelar. Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk meneguhkan tekad bahwa ideologi negara tetap kokoh, tidak tergantikan, dan sakti dalam menghadapi berbagai ancaman.
Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026
Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 mengusung tema ”Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut menempatkan Pancasila sebagai nilai pemersatu bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia sekaligus. Tema ini juga relevan dikaitkan dengan cita-cita bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Di dalam konteks peringatan tahun 2026, nilai persatuan tersebut diarahkan pada tujuan berbangsa dan bernegara, yaitu membangun Indonesia yang berdaulat, berkeadilan, dan memberikan kemakmuran bagi masyarakat.
Dengan mengusung tema tersebut, diharapkan pelaksanaan upacara bendera di tingkat sekolah dapat menjadi momentum yang tepat bagi guru, tenaga kependidikan, dan murid untuk membulatkan tekad menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 akan dilaksanakan secara serentak pada hari Kamis tanggal 1 Oktober 2026 secara luring penuh, mulai tingkat Pusat, Kementerian/Lembaga, tingkat daerah, hingga satuan pendidikan.
Di tingkat Pusat, upacara akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB dengan Presiden Republik Indonesia bertindak selaku inspektur upacara. Upacara Hari Kesaktian Pancasila di tingkat Pusat bertempat di Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Bertindak selaku inspektur upacara, yaitu Presiden Republik Indonesia.
Penyelenggaraan upacara di Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksaan Agung, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Bank Indonesia serta Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, dilaksanakan secara luring penuh di kantor masing-masing. Pimpinan pelaksanaan penyelenggaraan diserahkan kepada pimpinan Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksaan Agung, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Bank Indonesia, Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, dan/atau pejabat yang ditunjuk.
Di tingkat daerah, Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 dilaksanakan di kantor pemerintah provinsi/kabupaten/kota mulai pukul 08.00 waktu setempat. Untuk kantor perwakilan/lembaga yang ada di daerah mengikuti upacara yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi/kabupaten/kota. Pimpinan pelaksanaan penyelenggaraan diserahkan kepada kepala daerah dan/atau pejabat yang ditunjuk.
Sementara pada tingkat satuan pendidikan, ketentuan upacara mengikuti penyelenggaraan di pusat secara mutatis-mutandis dan dilakukan secara luring penuh. Pimpinan pelaksanaan penyelenggaraan diserahkan kepada kepala satuan pendidikan.
Baca : Surat Edaran Menteri Kebudayaan tentang Pedoman Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Sekolah
Susunan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di tingkat satuan pendidikan mengacu pada pedoman ressmi penyelenggaraan upacara Hari Kesaktian Pancasila yang diterbitkan oleh Kementerian Kebudayaan.
Terdapat beberapa acara pokok dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang harus ada dalam pelaksanaan upacara tersebut, Akan tetapi, secara umum, susunan upacara Hari Kesaktian Pancasila di tingkat sekolah tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan Pedoman Penyelenggaraan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 dari Kementerian Kebudayaan, berikut ini adalah susunan acara pokok pada upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 tingkat sekolah.
1. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara, dipimpin oleh Pemimpin Upacara
2. Laporan Pemimpin Upacara bahwa upacara siap dimulai
3. Mengheningkan cipta, dipimpin oleh Pembina Upacara
4. Pembacaan Teks Pancasila
5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
6. Pembacaan Naskah Ikrar
7. Pembacaan Naskah Doa
8. Andhika Bhayangkari (menyesuaikan)
9. Laporan Pemimpin Upacara bahwa upacara telah selesai
10. Penghormatan umum kepada Pembina Upacara
11. Upacara selesai
Demikian susunan acara pokok pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 tingkat sekolah. Panitia penyelenggara dapat menjadikan susunan upacara ini sebagai referensi pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila pada satuan pendidikan masing-masing. Dengan susunan upacara yang sesuai dengan ketentuan, pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila diharapkan dapat berjalan khidmat dan teratur.***
