Materi Lengkap MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Materi Lengkap MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027
Materi Lengkap MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Guspedia.com. Berikut ini adalah materi lengkap MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027. Materi MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026 /2027 ini merujuk pada Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2025.

Sesuai dengan Kalender Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027, kegiatan MPLS Ramah akan dilaksanakan selama 5 (lima) hari, dari tanggal 13 sampai dengan 17 Juli 2026.

Hal utama yang perlu dipahami dari MPLS Ramah ini adalah bahwa kegiatan ini dirancang dengan memuliakan dan menghormati hak anak melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan untuk memperkuat karakter dan profil lulusan.

Baca : Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS

Pengertian MPLS Ramah tersebut menegaskan fokus utama kegiatan MPLS Ramah sebagai berikut.

1. Kegiatan Pertama bagi Murid Baru

MPLS Ramah adalah kegiatan pertama di awal tahun ajaran baru bagi murid baru di lingkungan belajar yang baru.

2. Menumbuhkan dan Memperkuat Karakter serta Profil Lulusan

Upaya penumbuhan dan penguatan karakter serta profil lulusan sudah dilakukan pihak satuan pendidikan sejak MPLS Ramah dilaksanakan. Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, dan pengenalan profil lulusan, serta aktivitas lainnya terkait program pencegahan penyimpangan isu sosial.

3. Pengenalan Warga Satuan Pendidikan

MPLS Ramah merupakan upaya awal untuk mengenalkan dan mendekatkan murid baru kepada seluruh komponen warga satuan pendidikan, mulai dari kepala satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, murid, karyawan/petugas, dan lainnya untuk mewujudkan kemitraan pembelajaran yang lebih baik.

4. Pengenalan Kurikulum

Pada saat MPLS Ramah, satuan pendidikan memberikan pengenalan kurikulum yang terdiri dari pengenalan visi, misi, tujuan, kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan budaya satuan pendidikan kepada murid baru.

5. Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan

Satuan pendidikan memberikan informasi tentang denah satuan pendidikan, sarana dan prasarana yang tersedia, seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, kantin, fasilitas olahraga, tempat bermain, jalur evakuasi, titik kumpul aman, dan fasilitas lainnya yang dapat digunakan oleh murid baru.

6. Pengenalan Lingkungan sekitar Satuan Pendidikan

Pada saat MPLS Ramah, satuan pendidikan memberikan informasi tentang kondisi lingkungan di sekitar satuan pendidikan beserta fasilitas umum yang tersedia, seperti: puskesmas, tempat ibadah, kantor kelurahan, dan fasilitas umum lainnya.

7. Memuliakan dan menghormati hak anak

Semua rangkaian kegiatan MPLS Ramah dirancang dengan memuliakan dan menghormati anak antara lain: hak untuk hidup dan tumbuh kembang anak, hak atas pendidikan, hak atas perlindungan, hak untuk menyampaikan pendapat, dan hak atas lingkungan yang aman dan ramah anak.

8. Lingkungan belajar aman, nyaman, dan menggembirakan

Satuan pendidikan harus memastikan bahwa lingkungan belajar bagi murid baru adalah lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan.

9. Pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan

Semua kegiatan MPLS Ramah yang dirancang melalui berbagai kegiatan mulai dari hari pertama sampai akhir akan memberikan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.

Baca : Silabus MPSL Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Materi MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Materi Lengkap MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027
Materi Lengkap MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

Materi dan ruang lingkup materi MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 harus relevan dengan maksud dan tujuan pengenalan lingkungan satuan pendidikan. Berikut adalah materi MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027

1. Penumbuhan dan Penguatan Karakter serta Profil Lulusan

Materi ini bertujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan karakter serta profil lulusan murid baru melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pertemuan Pagi Ceria, pengenalan profil lulusan, dan aktivitas lainnya.

a. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi kegiatan sebagai berikut.

1) Bangun Pagi

Kegiatan ini menekankan pentingnya disiplin waktu.

2) Beribadah

Kegiatan ini mendorong pengembangan spiritual.

3) Berolahraga

Kegiatan ini meningkatkan kesadaran akan kesehatan fisik.

4) Makan Sehat dan Bergizi

Kegiatan ini membiasakan pola makan sehat.

5) Gemar Belajar

Kegiatan ini menumbuhkan motivasi belajar sepanjang hayat.

6) Bermasyarakat

Kegiatan ini mengembangkan kemampuan bersosialisasi dan peduli sesama.

7) Tidur Cepat

Kegiatan ini menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Jenjang PAUD : https://s.id/panduan7kaih_paud

Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Jenjang SD : https://s.id/panduan7kaih_sd

Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Jenjang SMP : https://s.id/panduan7kaih_smp

Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Jenjang SMA/K : https://s.id/panduan7kaih_sma

Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Orang Tua : https://s.id/panduan7kaih_ortu

Panduan Penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Guru, Orang Tua, dan Satuan Pendidikan pada SLB : https://s.id/panduan7kaih_SLB

b. Pertemuan Pagi Ceria meliputi aktivitas sebagai berikut.

1) Senam Anak Indonesia Hebat yang bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik dan membangkitkan semangat. http://s.id/senamAIH

2) Menyanyikan lagu “Indonesia Raya” yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, solidaritas keindonesiaan, dan membangkitkan semangat.

3) Doa bersama yang dilakukan sebelum memulai pelajaran untuk memohon kelancaran dan keberkahan dalam proses belajar.

c. Profil Lulusan meliputi beberapa dimensi sebagai berikut.

1) Dimensi Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME mengacu pada individu yang memiliki keyakinan dan mengamalkan ajaran agama/kepercayaannya, berakhlak mulia, serta menjaga hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan lingkungan.

2) Dimensi kewargaan mengacu pada individu yang bangga akan identitas dan budayanya, menghargai keberagaman, menjaga persatuan bangsa, menaati aturan bernegara dan bermasyarakat, serta menjaga keberlanjutan kehidupan, lingkungan, dan harmoni antarbangsa.

3) Dimensi penalaran kritis mengacu pada individu yang memiliki rasa ingin tahu, mampu berpikir logis dan analitis, serta mampu menganalisis dan menyelesaikan permasalahan, berargumentasi logis, dan memanfaatkan literasi dan numerasi untuk memecahkan masalah.

4) Dimensi kreativitas mengacu pada individu yang mampu berperilaku produktif, menciptakan inovasi, dan merumuskan solusi bagi permasalahan di sekitarnya.

5) Dimensi kolaborasi mengacu pada individu yang membiasakan diri untuk peduli dan berbagi, serta membangun kerja sama dengan berbagai kalangan di lingkungan sekitar.

6) Dimensi kemandirian mengacu pada individu yang mampu bertanggung jawab, berinisiatif, dan beradaptasi dalam pembelajaran dan pengembangan diri.

7) Dimensi kesehatan mengacu pada individu yang menjalankan pola hidup bersih dan sehat berdasarkan pemahaman tentang kebugaran, kesehatan fisik dan mental, dan berkontribusi secara positif terhadap lingkungannya.

8) Dimensi komunikasi mengacu pada individu yang memiliki kemampuan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis dengan baik dan benar, sesuai etika dalam beragam konteks dan moda.

d. Pencegahan Penyimpangan Isu Sosial

Materi ini terdiri atas materi wajib dan pilihan. Materi wajib yang diperkenalkan bagi murid baru agar mereka menghindari dan mengetahui resikonya terkait isu penyalahgunaan NAPZA, judi online, dan pentingnya keadaban digital.

Sedangkan, materi pilihan yang dapat diperkenalkan pada murid baru, antara lain, terkait isu pornografi dan perkawinan anak agar mereka terhindar dari berbagai penyimpangan isu sosial di masyarakat.

2. Pengenalan dan Interaksi Positif dengan Warga Satuan Pendidikan

Materi ini bertujuan membantu murid baru untuk mengenal, beradaptasi, dan berinteraksi positif dengan sesama murid, kepala satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, karyawan/petugas, dan warga satuan pendidikan lainnya. Dengan demikian, murid baru merasa betah dan nyaman saat di satuan pendidikan dan terwujud kemitraan pembelajaran yang lebih baik.

3. Pengenalan Sarana dan Prasarana Satuan Pendidikan

Materi ini membantu murid baru untuk mengenal, beradaptasi, dan memanfaatkan sarana prasarana yang tersedia di satuan pendidikan. Materi ini mencakup beberapa hal, sebagai berikut.

a. Denah satuan pendidikan

Materi ini dilakukan dengan memperkenalkan denah dan tata letak gedung-gedung, ruang kelas, kantor, fasilitas ibadah, kantin, dan area penting lainnya.

b. Fungsi setiap ruangan

Materi ini menjelaskan fungsi dan tujuan setiap ruangan atau area di satuan pendidikan.

c. Aksesibilitas dan keamanan

Materi ini dilakukan dengan menginformasikan jalur evakuasi, titik kumpul darurat, prosedur keamanan, dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas serta edukasi terkait tanggap bencana.

d. Fasilitas satuan pendidikan

Materi ini dilakukan dengan mengajak murid berkeliling untuk mengenal berbagai fasilitas sekaligus menjelaskan fungsi dan cara penggunaannya, seperti perpustakaan, laboratorium (komputer, IPA, bahasa), ruang kesenian, lapangan olahraga, kantin sehat, toilet, dan unit kesehatan satuan pendidikan (UKS).

4. Pengenalan Kondisi Lingkungan Sekitar Satuan Pendidikan

Materi ini membantu murid baru untuk mengenal, beradaptasi, dan memahami kondisi lingkungan sekitar satuan pendidikan. Selain itu, perlu dilakukan kegiatan untuk membangun kesadaran murid baru bahwa mereka hidup tidak hanya di lingkungan satuan pendidikan, tetapi juga perlu bermasyarakat.

Misalnya, satuan pendidikan mengadakan bakti sosial untuk masyarakat sekitar satuan pendidikan yang kurang mampu secara ekonomi ataupun satuan pendidikan bergotong royong untuk melakukan kerja bakti dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Bakti sosial dapat dilakukan di akhir kegiatan MPLS Ramah.

5. Pengenalan Visi, Misi, dan Tujuan sebagai Ciri Khas Satuan Pendidikan

Materi ini membantu murid baru untuk mengenal visi, misi, dan tujuan satuan pendidikannya sehingga dapat memberikan keselarasan pemahaman murid baru tentang cita-cita dan tujuan luhur yang ingin dicapai, identitas dan operasional satuan pendidikan untuk menanamkan rasa kebanggaan pada murid.

6. Pengenalan Intrakurikuler dan Kokurikuler di Satuan Pendidikan

Materi ini membantu murid untuk mengetahui seluruh mata pelajaran wajib dan pilihan (intrakurikuler) serta kokurikuler yang dilaksanakan di satuan pendidikan. Hal itu termasuk proses pembelajaran yang berlangsung, dan strategi efektif untuk meningkatkan kompetensinya di jenjang pendidikan yang baru.

Materi ini dapat meliputi diskusi tentang pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, partisipasi aktif dalam pembelajaran, pemanfaatan berbagai media dan teknologi, pembimbingan dalam belajar, dan budaya belajar.

7. Pengenalan Kegiatan Kesiswaan di Satuan Pendidikan

Materi ini membantu murid baru untuk mengenal kegiatan kesiswaan (kegiatan OSIS, MPK, kepanduan, dan ekstrakurikuler lainnya) yang diselenggarakan satuan pendidikan untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi diri. Kegiatan pengenalan meliputi kedudukan, struktur pengurus, program dan kegiatan, jadwal dan mekanisme pendaftaran, serta manfaat yang diperoleh murid baru atas keterlibatan mereka di kegiatan tersebut.

Selain itu, pada saat MPLS Ramah, satuan pendidikan dapat memberikan ruang bagi murid baru untuk menyalurkan minat, bakat, dan potensinya dengan mengadakan unjuk minat dan bakat di akhir kegiatan MPLS Ramah.

8. Pengenalan Budaya Satuan Pendidikan

Materi ini membantu murid untuk mengenal budaya satuan berupa program unggulan, kegiatan rutin, agenda tahunan, pembiasaan, keteladanan, budaya bersih dan sehat, peraturan dan tata tertib yang didalamnya antara lain mencakup hak dan kewajiban serta konsekuensi jika melakukan pelanggaran (harus jelas, mendidik, fokus pada pembentukan disiplin positif).

9. Asesmen MPLS Ramah untuk Literasi Membaca dan Numerasi

Materi ini membantu guru untuk mendapatkan informasi awal terkait kemampuan literasi membaca dan numerasi murid baru sebagai acuan untuk merancang pembelajaran selanjutnya. Literasi membaca adalah kemampuan memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu sebagai warga negara.

Adapun numerasi adalah kemampuan berpikir serta menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dalam berbagai konteks.

Baca : Rujukan Kegiatan MPLS Ramah Tahun 2026 Lengkap Semua Jenjang

Materi MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan ini.***

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *