FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)

FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)
FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)

Guspedia.com. Berikut ini adalah FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI). FAQ ini berisi tanya jawab seputar program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) yang terintegrasi di dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Apakah yang dinamakan program KKRI?

KKRI (Korps Kadet Republik Indonesia) adalah program ekstrakurikuler nasional untuk pelajar SMA, SMK, dan MA yang membangun karakter Pancasila, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan melalui pembelajaran bauran. Program ini bersifat edukatif, inklusif, dan non-militeristik — keikutsertaan sepenuhnya bersifat sukarela dan tidak memengaruhi nilai akademis maupun syarat kelulusan.

Apakah tujuan program KKRI?

Program KKRI menjadi wadah pembinaan kesadaran bela negara dan penumbuhan karakter kebangsaan sebagai bagian dari pemenuhan dimensi prohl lulusan. Program KKRI bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang unggul berkarakter Indonesia yang sadar bela negara, cinta tanah air, setia kepada Pancasila, rela berkorban pada bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Bagaimana integrasi program KKRI dalam ekstrakurikuler?

Sebagai upaya perluasan penyelenggaraan program KKRI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah memberikan dukungan dalam bentuk penerapannya sebagai kegiatan ekstrakurikuler.

KKRI menjadi salah satu jenis ekstrakurikuler sekolah yang bersifat sukarela. Karena bersifat pilihan, maka keikutsertaan program tersebut tidak memengaruhi nilai akademis, kenaikan kelas, maupun kelulusan.

Bagaimana bentuk kegiatan program KKRI?

KKRI menjalankan siklus pembelajaran bauran selama 36 minggu: minggu ke-1 hingga ke-3 setiap bulan dilakukan secara daring (modul interaktif, jurnal refleksi, dan kuis), sedangkan minggu ke-4 adalah lokakarya tatap muka. Tema mencakup problem solving, negosiasi, komunikasi empatik, wawasan kebangsaan, pengabdian masyarakat, dan kepemimpinan.

FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)
FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI)

Bagaimana pengembangan kurikulum pada program KKRI?

Kurikulum ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah sekurangnya mencakup nilai dan kompetensi berikut.

1. Cinta Tanah Air

a. Mengimplementasikan cinta tanah air dengan tidak mudah menerima dan tidak menyebarluaskan informasi yang dapat memecah persatuan masyarakat Indonesia.

b. Mencintai dan melestarikan lingkungan hidup.

c. Memahami dan membedakan produk dalam negeri dengan produk dari luar negeri.

d. Menjaga nama baik dan mengharumkan nama baik bangsa.

2. Sadar Berbangsa dan Bernegara

a. Menumbuhkan rasa kesatuan dan persatuan bangsa.

b. Menumbuhkan rasa memiliki jiwa besar.

c. Menanamkan cinta perdamaian.

3. Setia pada Pancasila sebagai Ideologi Negara

Mengimplementasikan berbagai nilai ideologi pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan cara menjalankan kewajiban agama secara baik dan benar, secara sadar dan rela membantu sesama, turut aktif dalam memelihara persatuan dan kesatuan, melestarikan adat dan budaya serta menjaga nilai keimanan dan ketakwaan sesuai dengan agama dan keyakinannya.

4. Rela Berkorban untuk Bangsa dan Negara

a. Mengimplementasikan sikap untuk mendahulukan kepentingan umum, menolong sesama teman tanpa membedakan latar belakang sosiokulturalnya.

b. Menyumbangkan tenaga, pikiran, kemampuan, keahlian, dan materi untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, siap membela bangsa.

5. Kemampuan Awal Bela Negara

a. Memiliki kecerdasan emosional dan spiritual serta intelegensia.

b. Mengimplementasikan kemampuan untuk tidak pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan belajar, menumbuhkan kesadaran diri sendiri dan lingkungan untuk membeli berbagai produk dalam negeri, dan senantiasa aktif dalam mengikuti berbagai kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat.

Apakah ada pedoman pelaksanaan program KKRI?

Ada. Pelaksanaan program KKRI diatur di dalam Kepmendikdasmen Nomor 36 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara Melalui Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia pada Jenjang Pendidikan Menengah.

Baca : Kepmendikdasmen Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pembinaan Kesadaran Bela Negara Melalui Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia

Bagaimana pembiayaan program KKRI?

Sumber pembiayaan implementasi ekstrakurikuler KKRI pada jenjang pendidikan menengah dapat menggunakan pembiayaan dari pemerintah pusat yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah daerah yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Apa indikator keberhasilan program KKRI?

Secara umum indikator keberhasilan ekstrakurikuler KKRI adalah meningkatnya kesadaran untuk berkontribusi dalam upaya bela negara. Untuk melihat indikator keberhasilan tersebut desain evaluasi disusun ke dalam tiga bagian, sebagai berikut.

1. Evaluasi dokumen, untuk menelaah dokumen kebijakan ekstrakurikuler KKRI.

2. Evaluasi implementasi, dilakukan untuk memantau perkembangan pelaksanaan ekstrakurikuler KKRI agar diperoleh gambaran implementasi di tingkat satuan pendidikan dan daerah.

3. Evaluasi dampak, dilakukan untuk mengukur perubahan yang terjadi di tingkat satuan pendidikan (peningkatan partisipasi dan karakter peserta didik).

Demikian FAQ Tentang Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI).***

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *