Guspedia.com. Antioksidan adalah molekul yang dapat menghambat reaksi radikal bebas dan menunda atau menghambat kerusakan sel. Antioksidan didefinisikan sebagai zat yang dalam konsentrasi rendah di dalam makanan atau di dalam tubuh manusia, secara signifikan dapat menghambat oksidasi substrat.
Di dalam dunia pangan, oksidasi adalah penyebab utama pembusukan kimiawi, yang mengakibatkan ketengikan atau penurunan kualitas nutrisi makanan. Antioksidan sebagai zat aditif semakin mendapatkan perhatian, karena dapat mencegah kerusakan makanan akibat oksidasi, mengurangi hilangnya nilai gizi dan kandungan energi, memperpanjang kesegaran makanan.
Produsen menambahkan antioksidan karena memiliki aktivitas yang lebih tinggi daripada senyawa tunggal dan produsen harus memastikan bahwa batas untuk senyawa tunggal belum terlampaui.
Baca : Pengertian Pengental dan Pengemulsi Makanan Beserta Contohnya
Berikut adalah beberapa bahan antioksidan yang terdapat di dalam buah dan sayuran.

1. Likopen (warna merah/jingga)
Likopen adalah senyawa fitonutrien dari kelompok karotenoid yang berfungsi sebagai pigmen alami berwarna merah hingga jingga pada berbagai jenis buah dan sayuran, serta memiliki sifat antioksidan yang kuat. Zat ini banyak terdapat pada tomat, pepaya. semangka, jambu merah, dan jeruk bali. Likopen sangat baik untuk kesehatan jantung dan melawan radikal bebas.
2. Beta karoten (warna orange/kuning/hijau)
Beta karoten adalah salah satu jenis karotenoid yang merupakan zat pigmen atau zat pewarna pada sayur dan buah berwarna merah, kuning, dan oranye. Beta karoten banyak terdapat pada wortel, ubi jalar, labu, mangga, paprika, bayam, dan brokoli. Beta karoten membantu menjaga kesehatan mata dan kesehatan tubuh.
3. Flavonoid
Flavonoid adalah zat alami yang terkandung pada tanaman (fitonutrien) yang bersifat antioksidan untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh. Jenis antioksidan ini umumnya merupakan pigmen (zat pemberi warna) pada bunga, tapi juga dapat ditemukan pada bagian lain dari tumbuhan. Flavonoid banyak terdapat pada apel, jeruk, brokoli, mangga, dan teh. Flavonoid membantu mengurangi peradangan sel.
Baca : Pengertian Pengawet Alami dan Contohnya Dalam Kehidupan
4. Antosianin (warna ungu/biru/merah tua)
Antosianin adalah pigmen alami dari kelompok flavonoid yang larut dalam air dan memberikan warna merah, ungu, atau biru pada berbagai jenis tanaman, terutama buah dan sayuran yang berwarna cerah. Antosianin ditemukan pada buah beri (blueberry dan stroberry), anggur, terung, dan kubis merah.
5. Vitamin C
Vitamin C (disebut juga asam askorbat) merupakan antioksidan terbaik yang dikenal memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air, biasa ditemukan dalam sayuran dan buah-buahan seperti jambu biji, jeruk, lemon, stroberi, brokoli, paprika, cabai, dan tomat.
6. Vitamin E
Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak dan berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas ini dapat merusak DNA dan struktur sel lainnya, yang berpotensi memicu proses kanker. Vitamin E bisa ditemukan pada kacang-kacangan. biji-bijian, dan alpukat.***
