Guspedia.com. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendiksasmen) telah menerbitkan Rujukan Kegiatan MPLS Ramah Jenjang SMP Tahun 2026.
MPLS Ramah adalah ikhtiar bersama untuk menciptakan ruang belajar yang penuh kasih sayang dan saling menghargai serta menumbuhkan rasa aman, nyaman, percaya diri, dan bahagia bagi setiap murid.
Oleh karena itu, semangat dari MPLS Ramah tidak boleh berhenti pada kegiatan yang sifatnya formal dan seremonial, tetapi kegiatan-kegiatan yang interaktif, menyenangkan, dan memuliakan.
Dengan demikian, sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi murid. MPLS Ramah tidak sekadar menjadikan sekolah sebagai tempat meeting point (ruang perjumpaan), tetapi juga melting point (ruang penyatuan) dengan penuh sukacita.
MPLS merupakan proses awal yang tujuannya tidak hanya mengenal warga sekolah dan lingkungan sekolah yang baru, tetapi juga mempersiapkan murid agar lebih siap secara mental, intelektual, dan sosial menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Untuk mendukung hal tersebut, MPLS Ramah tahun ini mengamanatkan perlunya pemetaan profil murid dan unjuk karya pada akhir pelaksanaan MPLS.
Dokumen rujukan kegiatan MPLS ini juga merupakan bagian dari komunikasi publik dan upaya untuk meningkatkan layanan bagi pemangku kepentingan agar materi-materi, tahapan kegiatan, dan tujuan MPLS bisa dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 198 Tahun 2026 tentang Uraian Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah.
Baca : Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang MPLS
Tentang MPLS Ramah

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau nama lainnya yang selanjutnya disebut MPLS adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan.
Pada tahun 2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan tema kegiatan MPLS Ramah. Ramah adalah paradigma dalam melaksanakan MPLS.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ramah memiliki tiga arti: baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan. Dalam bahasa Arab, ramah hampir sama dengan rahmah yang berarti perasaan lembut dan penuh kasih sayang.
MPLS Ramah adalah kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan dengan memuliakan dan menghormati hak anak melalui pemberian pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan bergembira.
MPLS Ramah anti segala bentuk kekerasan, perundungan, intoleransi, dan penindasan terhadap murid. Adapun yang dimaksud MPLS Ramah adalah ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya.
Dengan MPLS ramah,sekolah bisa menjadi rumah kedua, tempat semua murid mendapatkan rasa aman, nyaman, bahagia, tenang, dan damai karena adanya ikatan kasih sayang, cinta, dan hubungan yang kuat sebagaimana ikatan keluarga.
MPLS Ramah diselenggarakan oleh sekolah pada jalur pendidikan formal pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Bentuk sekolah penyelenggara MPLS Ramah meliputi taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan sekolah luar biasa.
Penyelenggaraan MPLS Ramah bertujuan membantu murid baru dalam menggali dan mengenali potensi diri serta mengenal warga sekolah, kurikulum, dan lingkungan sekolah sekaligus menjadi gerbang awal pembentukan budaya sekolah aman dan nyaman.
Baca : Kepmendikdasmen Nomor 198 Tahun 2026 tentang Uraian Materi MPLS Ramah
Asas Penyelenggaraan MPLS Ramah
Penyelenggaraan MPLS Ramah dilaksanakan berdasarkan asas berikut.
1. Humanis
Pandangan yang menempatkan setiap individu sebagai manusia yang bermartabat, memiliki hak asasi, dan diperlakukan tanpa kekerasan serta dengan penuh kasih sayang.
2. Komprehensif
Pendekatan yang menyeluruh dan terpadu dalam mendukung tumbuh kembang dan motivasi belajar murid melalui pelibatan aktif warga sekolah dan pemangku kepentingan.
3. Partisipatif
Pelibatan yang berkesadaran dan bermakna antara warga sekolah dan pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan budaya sekolah aman dan nyaman.
4. Kepentingan Terbaik bagi Anak
Pengambilan keputusan dan tindakan yang senantiasa mengutamakan pemenuhan hak anak.
5. Nondiskriminatif
Perlakuan yang tidak membeda-bedakan suku, agama, golongan, etnis, budaya, bahasa, serta kondisi fisik, mental, dan intelektual.
6. Inklusif
Perlakuan yang mengakomodasi dan menjamin penyertaan penuh penyandang disabilitas dalam setiap aspek kehidupan negara dan masyarakat.
7. Keadilan dan Kesetaraan Gender
Relasi sejajar antara perempuan dan laki-laki untuk mendapatkan perlakuan adil dalam mengakses sumber daya, kontrol, partisipasi, dan manfaat pembangunan dan pendidikan.
8. Harmonis
Hubungan yang selaras, saling menghormati, dan berkeadaban antarwarga sekolah dengan pemangku kepentingan.
9. Berkelanjutan
Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman secara konsisten, berkesinambungan, dan menjadi bagian dari rutinitas dan kebiasaan warga sekolah.
Ketentuan Penyelenggaraan MPLS Ramah
1. Pelaksanaan MPLS Ramah terdiri atas materi utama dan materi pilihan. Materi utama merupakan materi yang harus dilaksanakan oleh sekolah dan uraian aktivitasnya ada pada kegiatan utama, sedangkan materi pilihan merupakan materi yang dipilih sekolah sesuai dengan ciri khas dan kebutuhan sekolah yang uraian aktivitasnya ada pada kegiatan pilihan.
2. MPLS Ramah dilaksanakan selama 5 hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru. Pada pelaksanaan MPLS Ramah selama 5 hari dapat dilakukan penyesuaian bagi sekolah berasrama, sekolah luar biasa, dan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan layanan khusus.
3. MPLS Ramah dilaksanakan di lingkungan sekolah. Namun, apabila akan dilakukan di luar lingkungan sekolah, pelaksanaan MPLS harus mendapatkan persetujuan dari kementerian atau dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
4. Sekolah menentukan seragam dan atribut yang digunakan oleh murid baru dalam pelaksanaan MPLS Ramah dengan tidak boleh memberatkan murid atau orang tua/wali murid.
5. Panitia MPLS Ramah terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.
6. Pelaksanaan MPLS Ramah dapat melibatkan pihak terkait yang relevan dengan materi kegiatan MPLS Ramah.
7. Dalam hal terdapat keterbatasan panitia MPLS Ramah, pelaksanaan MPLS Ramah pada SMP/SMPLB, SMA/SMALB, dan SMK/SMKLB dapat dibantu oleh murid yang tidak memiliki kecenderungan sifat buruk ataupun riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan dari pengurus OSIS, anggota majelis perwakilan kelas, atau pengurus organisasi ekstrakurikuler, atau murid lain yang memiliki prestasi akademik ataupun prestasi nonakademik dengan kemampuan interpersonal yang baik.
Ruang Lingkup dan Materi MPLS Ramah

Gambar tersebut menjelaskan bahwa MPLS Ramah dilakukan dalam tiga tahapan yang merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pascapelaksanaan.
Baca : Alur Kegiatan MPLS Ramah Tahun 2026
Kegiatan Utama dan Pilihan MPLS Ramah di SMP
Setiap aktivitas dari MPLS Ramah terbagi menjadi materi utama dan pilihan. Kegiatan tersebut juga mengacu pada tujuan MPLS, yaitu: (1) pengenalan potensi diri; (2) pengenalan warga sekolah; (3i) pengenalan kurikulum; dan (4) pengenalan lingkungan sekolah.
MPLS Ramah berisi rangkaian aktivitas dengan rincian kegiatan berikut.
Hari Pertama
1. Salam Sapa Murid Baru
2. Upacara Bendera sesuai dengan SEB No. 9/2026
3. Pengenalan Diri
4. Wawasan Wiyata Mandala
5. Aku dan Sekolahku
6. Aku dan Sekitarku
7. Aku Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat
8. Refleksi dan Doa Penutup
Hari Kedua
1. Salam Sapa Murid Baru
2. Pertemuan Pagi Ceria, Cek Denyut Jantung, dan Tes Fleksibilitas
3. Ruang Perjumpaan Murid Baru Kegiatan
4. Siaga Bencana
5. Refleksi dan Doa Penutup
Hari Ketiga
1. Salam Sapa Murid Baru
2. Identifikasi Awal Kondisi Sosial-Emosional dan Konsentrasi Belajar Murid, Asesmen Literasi, Asesmen Numerasi, serta Identifikasi Bakat dan Minat
3. Literasi Digital
4. Pencegahan Isu NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif)
5. Refleksi dan Doa Penutup
Hari Keempat
1. Salam Sapa Murid Baru
2. Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai
3. Ciri Khas Sekolah
4. Pengenalan Kurikulum melalui Penumbuhan Motivasi, Semangat, dan Cara Belajar yang Efektif
5. ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama
6. Refleksi dan Doa Penutup
Hari Kelima
1. Salam Sapa Murid Baru
2. Pertemuan Pagi Ceria
3. Unjuk Karya
4. Penutupan MPLS dan Doa Penutup
Catatan:
Guru diharapkan untuk mengimbau dan membiasakan murid agar memakan sehat dan bergizi setiap hari sebagai bagian dari pembentukan budaya hidup sehat di sekolah.
Rujukan Kegiatan MPLS Ramah Jenjang SMP Tahun 2026 selengkapnya dapat dibaca dan di unduh pada tautan berikut.
Rujukan kegiatan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 untuk satuan pendidikan lainnya dapat di unduh di sini.
Demikian rujukan kegiatan MPLS Ramah SMP tahun 2026. Semoga bermanfaat.***
